Sistem Informasi Desa Kalikesur

Gambar Artikel

Program Ketahanan Pangan Desa: Kandang Ayam 500 Ekor di Kalikesur

Kalikesur, Banyumas - Sebuah langkah strategis menuju peningkatan ketahanan pangan desa telah direalisasikan di Desa Kalikesur, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pada tanggal 7 Januari 2026, program pembangunan kandang ayam berkapasitas 500 ekor resmi beroperasi sebagai bagian dari upaya pemerintah desa dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat setempat.

Kandang ayam modern yang dibangun dengan struktur rangka baja hijau dan atap berbahan seng gelombang ini dirancang dengan sistem bertingkat yang efisien dan higienis. Fasilitas peternakan ini dilengkapi dengan sistem pakan otomatis berwarna kuning yang memudahkan pengelolaan pemberian pakan secara merata, serta ventilasi yang memadai untuk menjaga kesehatan unggas. Desain kandang yang terorganisir dengan baik memungkinkan pemeliharaan ayam petelur dalam jumlah besar dengan tetap memperhatikan aspek kesejahteraan hewan dan produktivitas optimal.


Kehadiran program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Kalikesur. Lokasi kandang yang berada di area persawahan dengan latar belakang perbukitan hijau dan pohon kelapa menciptakan lingkungan yang sejuk dan kondusif bagi pertumbuhan ayam. Fasilitas pendukung seperti kolam ikan yang terintegrasi di sekitar area kandang juga menunjukkan konsep peternakan berkelanjutan yang ramah lingkungan. Program ketahanan pangan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pasokan protein hewani bagi masyarakat setempat, tetapi juga membuka peluang usaha bagi warga dalam rantai distribusi telur dan daging ayam.


Tim pendamping dari instansi terkait turut melakukan monitoring dan pembinaan kepada pengelola kandang untuk memastikan operasional berjalan sesuai standar peternakan yang baik. Petugas lapangan yang mengenakan seragam hijau krem dengan logo resmi terlihat aktif melakukan pemantauan kondisi kandang dan memberikan arahan teknis kepada peternak lokal. Pendampingan ini mencakup aspek manajemen pakan, kesehatan ternak, sanitasi kandang, hingga strategi pemasaran hasil produksi agar dapat bersaing di pasar regional.

Dengan kapasitas 500 ekor, kandang ini diproyeksikan mampu menghasilkan ribuan butir telur setiap bulannya, yang akan berkontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan pangan lokal sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah. Sistem pemeliharaan yang terstandar dengan penggunaan peralatan modern seperti tempat pakan berbentuk seperti sisir berwarna kuning memastikan distribusi pakan yang merata dan meminimalkan pemborosan. Hal ini berdampak langsung pada efisiensi biaya operasional dan peningkatan margin keuntungan bagi pengelola.

Kepala Desa Kalikesur menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari visi jangka panjang desa untuk menjadi sentra peternakan unggas di wilayah Kedungbanteng. Selain aspek ekonomi, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam bidang peternakan modern melalui pelatihan berkala dan transfer teknologi. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mengembangkan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, sumber air bersih, dan sistem pengelolaan limbah yang ramah lingkungan guna mendukung keberlanjutan usaha peternakan.

Program kandang ayam 500 ekor ini menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Banyumas dalam mengembangkan sektor peternakan sebagai pilar ketahanan pangan daerah. Keberhasilan implementasi program ini diharapkan dapat menginspirasi replikasi di wilayah lain, sehingga tercapai kedaulatan pangan di tingkat kabupaten. Dengan dukungan dari berbagai pihak dan komitmen kuat dari masyarakat, Desa Kalikesur optimis dapat menjadi contoh nyata bahwa pembangunan peternakan berbasis masyarakat mampu meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Tulis Komentar